Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Februari 2013

AMAL SALEH BUKAN JAMINAN MASUK SURGA

[Assalamualaikum Wr. Wb.]

Tidak ada jaminan kalau orang yang tekun beribadah itu pasti masuk surga. Orang bisa masuk surga bukan ditentukan oleh amal ibadahnya, melainkan karena memperoleh rahmat dan ridha Allah SWT.

Rahmat dan ridha Allah SWT ini diraih dengan menaati segala perintah-Nya dan menjahui segala larangan-Nya. Rasulullah SAW pun tidak berani menjamin sesorang masuk surga. Sebab, yang menentukan orang itu bisa masuk surga atau neraka adalah Allah SWT.

Ini seperti yang diriwayatkan oleg Abu Hurairah bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda :

"Tidak ada seorang pun dari kalian yang amalnya bisa menyelamatkan dirinya."

Lantas para sahabat bertanya, "Termasuk engkau juga tidak bisa menyelamatkannya?"

Beliau menjawab, "Aku juga tidak bisa menyelamatkan, kecuali bila Allah melimpahkan ampunan dan rahmat-Nya."

Rasulullah SAW pun bersabda :

"Tidak ada amal seorang pun yang bisa memasukkannya ke surga."

 Lalu ditanyakan, "Engkau juga tidak bisa memasukkan ke surga?"

Beliau menjawab, "Aku juga tidak bisa, kecuali dengan limpahan rahmat Tuhanku."

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda :

"Tidak ada amal saleh seorang dari kalian yang bisa menyebabkan masuk surga."

Para sahabat bertanya, "Dan engkau juga tidak bisa, ya Rasulullah?"

Beliau menjawab, "Aku juga tidak bisa, kecuali bila Allah melimpahkan anugerah dan rahmat-Nya."

Jabir berkata bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda :

"Amal saleh seorang dari kalian tidak bisa menyebabkan kalian memasukkan ke surga, dan tidak dapat menyebabkan kalian terlempar ke neraka. Aku juga tidak bisa, kecuali dengan rahmat dari Allah."

Abdurrahman bin Auf mendapat hadist dari Aisyah RA, istri Rasulullah, bahwa ia berkata Nabi Muhammad SAW pernah bersabda :

"Istiqamahlah kalian, bertakabrulah kalian, dan bergembiralah kalian. Sesungguhnya tidak ada amal seorang pun yang bisa menyebabkan kalian masuk surga."

Para sahabat bertanya, "Termasuk engkau juga tidak bisa, ya Rasulullah?"

Beliau menjawab, "Aku pun tidak bisa, kecuali bila Allah melimpahkan rahmat-Nya. Karena itu, beramallah kalian. Sesungguhnya amal yang paling disukai Allah adalah yang langgeng, meskipun sedikit."

Dengan demikian, sesorang tidak bisa mengandalkan amal ibadahnya sebagai jaminan bahwa dirinya nanti pasti masuk surga. Hanya rahmat dan ridha Allah SWT yang bisa memasukkannya ke surga.

Oleh karena itu, dalam setiap menjalankan amal ibadah, kita harus didasari oleh rasa ikhlas dan semata-mata mencari ridah Allah. tidak karena yang lain. Sebab bila yang dicari adalah surga, hal itu malah dapat menjebak kita untuk terjerumus dalam perbuatan ria dan takabur.

[Wassalamualaikum Wr. Wb]

Sumber :
Buku karya Fuad Kauma "Indahnya Taman Surga"

Indahnya Taman Surga by Fuad Kauma
BUY | STORE  | IMAGE
READ MORE - AMAL SALEH BUKAN JAMINAN MASUK SURGA

Kamis, 07 Februari 2013

PROSES PENCIPTAAN MANUSIA (BERDASARKAN AL-QUR`AN & SAINS)

[Assalamualaikum Wr. Wb]

Proses penciptaan manusia secara detail telah dijelaskan oleh Allah SWT dalam kitab-Nya. Dia Berfirman:

"Padahal sesungguhnya, Allah SWT menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah (sulaalatin min thiin) yang kemudian dijadikan-Nya saripati itu air mani (nuthfah)(yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim)(qaraarin makiin), kemudian air mani itu dijadikan-Nya segumpal darah (`alaqah), lalu segumpal darah itu menjadi segumpal daging (mudghah), dan segumpal daging itu menjadi tulang-belulang (`izhaam), lalu tulang-belulang itu dibungkus-Nya dengan daging (lahma), kemudian Dijadikan-Nya makhluk yang (berbentuk) lain. Mahasuci Allah, Pencipta yang paling baik". (QS. Al-Mu`minuun: 12 - 14)

Firman Allah SWT tersebut telah menjelaskan tahap-tahap penciptaan manusia. Karenanya, kita dapat mengidentifikasikan tahapan perkembangan prenetal (sebelum lahir) sebagai berikut:
  • Mudghah yang berarti struktur bekas kunyahan.
  • `Izhaam yang berarti tulang atau rangka.
  • Kisaa al-`Izham bil laham bermakna membungkus tulang dengan daging atau otot.
  • An-Nasy`a yang berarti formasi atau pembentukan fetus (janin) yang sudah jelas.
Dalam ayat yang lain, Allah SWT menjelaskan bahwa setiap manusia diciptakan bertahap dan melewati tiga fase, sebagaimana firman-Nya:

"... Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?" (QS. Az-Zumar: 6)

Itulah tiga fase penciptaan manusia. Lalu, bagaimanakah ilmu pengetahuan membuktikannya?

Williams P., penulis buku "Basic Human Embryology" menyebutkan bahwa kehidupan dalam rahim memiliki tiga tahapan, yakni pre-embrionik (dua setengah minggu pertama), embrionik (sampai akhir minggu kedepalan), dan janin (dari minggu kedelapan sampai kelahiran). Inilah tiga kegelapan yang dimaksud oleh Allah SWT dalam ayat tersebut.

Fase-fase tersebut mengacu pada tahap-tahap yang berbeda dari perkembangan seorang bayi. Lebih jelasnya, ciri-ciri tahap perkembangan bayi dalam rahim sebagai berikut:

Tahap Pre-embrionik

Pada tahap pertama, zigot (sel yang terbentuk sebagai hasil bersatunya dua sel yang telah masak) tumbuh membesar melalui pembelahan sel. Lalu, terbentuklah segumpalan sel yang kemudian membenamkan diri pada dinding rahim. Sel-sel penyusunnya pun mengatur diri mereka sendiri guna membentuk tiga lapisan. Di sinilah tahapan pertama dimulai. Awal penciptaan manusia adalah dari nuthfah (setetes atau sejumlah kecil air).

Tahap Embrionik

Tahap tersebut berlangsung selama lima setengah minggu. Pada tahap ini, bayi disebut sebagai embrio. Sebab, organ dan sistem tubuh bayi mulai terbentuk dari lapisan-lapisan sel terebut. Adapun, berdasarkan friman Allah SWT dala surat Al-Mu`minuun ayat 12 - 14, tahap embrionik meliputi proses `alaqah, mudghah, `izhaam, dan kisaa al-`izhaam bil laham

Tahapan tersebut telah dibuktikan secara ilmiah dalam dunia ilmu pengetahuan. Salah satu ilmuwan yang menjelaskan hal tersebut adalah Prof. Keith Moore (ahli embriologi Amerika). Ia menjelaskan tahapan pertumbuhan tersebut dalam bukunya "The Developing Human". Bahkan, Moore juga melengkapi penjelasannya dengan gambar-gambar yang semakin memperkuat pendapatnya dan mempermudah untuk dipahami.

Moore memulai penjelasannya dengan tahap `alaqah. Kata `alaqah memiliki tiga makna, yakni 'lintah', 'sesuatu yang tergantung', dan 'segumpal darah'.

Ketika membandingkan lintah air tawar dengan embrio pada tahap `alaqah, Prof. Moore menemukan kesamaan yang banyak pada keduanya. Ia berkesimpulan bahwa embrio selama tahap `alaqah, mendapatkan penampakan yang sangat mirip dengan lintah. Prof. Moore lantas menempatkan sebuah gambar embrio dan lintah bersebelahan (lihat gambar di bawah ini).

[Perbandingan antara embrio manusia (A) dengan lintah (B)]

Kedua, `alaqah bermakna sesuatu yang tergantung. Yakni, dapat kita lihat pada penempelan embrio di uterus (rahim) selama tahap `alaqah (lihat gambar di bawah ini).


 [Dapat dilihat gambar embrio yang bergantung di rahim ibu pada tahap `alaqah]

[Tanda panah (B) menunjukkan embrio yang bergantung di rahim ibu pada tahap `alaqah]

Ketiga, `alaqah bermakna 'segumpal darah'. Moore menjelaskan embrio selama tahap `alaqah mengalami peristiwa internal, seperti pembentukan darah pada pembuluh tertutup sampai siklus metabolisme selesai di plasenta. Selama tahap `alaqah, darah ditangkap di dalam pembuluh tertutup. Inilah alasan mengapa embrio memiliki penampakan seperti gumpalan darah.

Setelah tahap `alaqah, embrio masuk ke tahap mudghah (struktur bekas kunyahan). Untuk membuktikannya, Moore sengaja menngunyah permen karet dan kemudian membandingkan hasil kunyahannya dengan embrio pada tahap tersebut. Hasilnya? Lihatlah pada gambar di bawah ini.

[Perbandingan antara gambar embrio pada tahap mudghah (A) dan permen karet bekas kunyahan (2)]

Subhanallah. Ternyata, hasil keduanya sangat mirip. Mahabenar Allah dengan segala firman-Nya.

Di samping itu, Dr. Maurice Bucaille (seorang ahli bedah berkebangsaan Prancis) juga menjelasakan perkembangan taham embrio secara detail dalam bukunya "Asal Manusia Menurut Bibl, Al-Qur`an, dan Sains". Dalam buku tersebut ia menjelaskan, pada tahap ini embrio disebut di dalam Al-Qur`an denga kata al-mu`llaqah (sesuatu yang bergantung). Menurutnya, Al-Qur`an menjelaskan tahap tersebut berbentuk seperti daging yang digulung-gulung. Kemudian, embrio terus tampak demikian sampai kira-kira hari kedua puluh. Selanjutnya, embrio mulai secara bertahap mengambil bentuk manusia sehingga jaringan-jaringan tulang dan tulang-belulangnya mulai tampak dalam embrio tersebut. Kemudian, otot-otot pun mulai terbentuk di dalamnya. Itulah penjelasan Dr. Maurice yang mengutip salah satu ayat dalam Al-Qur`an:

"Kami jadikan mudghah (segumpal darah), lalu mudghah itu kami jadikan `izhaam (tulang-belulang) lalu `izhaam itu kami bungkus dengan lahma (daging atau otot), kemudian Kami jadikan dia makhluk yang lain (janin)." (QS. Al-Mu`minuun: 14)

Dua tipe daging yang ada pana manusia diberi dua nama berbeda di dalam Al-Qur`an. Pertama, segumpal daging disebut sebagai mudghah. Kedua, daging yang masih utuh ditunjukkan oleh kata laham yang memang menguraikan secara tepat bagaimana rupa otot.

Tahap Fetus

Pada tahap ketiga, bayi disebut sebagai fetus. Tahap tersebut dimulai sejak kehamilan bulan kedelapan hingga masa kelahiran. Ciri khusus tahapan tersebut adalah terlihatnya fetus menyerupai manusia. Terutama bagian wajah, kedua tangan, dan kakinya. Meskipun pada awalnya memiliki panjang 3 cm, semua organnya telah nampak. Kemudian, tahap tersebut berlangsung selama kurang lebih 30 minggu dan berlanjut hingga minggu kelahiran. Inilah proses yang disebut oleh Allah SWT sebagai an-nasy`a (formasi pembentukan janin yang jelas).

Tahap ketiga ini berakhir hingga saat melahirkan tiba, yaitu pada usia kehamilan kurang lebih 9 bukan 10 hari. Sebab, dalam dunia kedokteran, waktu yang tepat untuk melahirkan adalah usia kehamilan 37 - 40 minggu.

Perkembangan janin tersebut juga telah dijelaskan dalam Al-Qur`an. Di dalamnya, Allah SWT menyebutkan tahap penciptaan manusia itu dimulai dari tanah yang telah berbentuk sari pati sperma. Kemudian, Allah SWT meniupkan roh dan memberikan alat indra dan hati. Allah SWT berfirman:

"Yang memperindah segala sesuatu yang Dia ciptakan dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah, kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (sperma). Kemudian, Dia menyempurnakannya dan meniupkan roh (ciptaan)-Nya ke dalam (tubuh)-nya dan Dia menjadikan pendengaran, penglihatan, dan hati bagimu, (tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur." (QS. As-Sajdah: 7 - 9)

Ayat tersebut menegaskan bahwa manusia dianugerahi pendengaran, penglihatan, dan hati untuk melihat dan memahami ayat-ayat Allah SWT. Ketiga organ tubuh tersebut merupakan nikmat Allah SWT yang begitu besar bagi manusia. Roh yang ditiupkan Allah SWT inilah yang membuat semua organ manusia hidup.

Di samping itu, suata di dunia luar yang akan didengar oleh bayi yang belum lahir, juga telah diperhitungkan dalam pembentukan seorang manusia dalam rahim. Di dalam rahim seorang ibu, manusia dianugerahi telingan yang akan mendengarkan segala suara. Itulah saat pembentukan sel-sel alat penerima suara terbaik di dunia.

Semua uraian tersebut mengingatkan kita bahwa penglihatan dan pendengaran adalah nikmat besar yang Allah SWT berikan kepada kita. Allah SWT berfirman:

"Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati, agar kamu bersyukur." (QS. An-Nahl: 78)

"Kemudian, Dia menyempurnakannya dan meniupkan roh (ciptaan)-Nya ke dalam (tubuh)nya dan Dia menjadikan pendengaran, penglihatan dan hati bagimu, (tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur." (QS. As-Sajdah: 9)

[Wassalamualaikum Wr. Wb.]

Sumber:
Buku karya Muhammad Fakhrurrozi, M. Psi, Psi "The Secret of Kematian"
The Secret of Kematian by Muhammad Fakhrurrozi M. Psi, Psi
READ MORE - PROSES PENCIPTAAN MANUSIA (BERDASARKAN AL-QUR`AN & SAINS)

Minggu, 19 Agustus 2012

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H

Assalamualaikum Wr. Wb.


Selamat hari lebaran minal aidzin walfaizin. Selamat hari lebaran mohon maaf lahir dan batin. Wah! sobat-sobat setelah kita berjuang berperang melawan nafsu selama satu bulan, akhrinya eyy kita bisa menempuh kemenangan disini. Gimana sobat? puasanya lancar atau ada yang bolong-bolong wkwkwkw. Tak apa sobat yang bolong-bolong cepet-cepet dibayar ya, insyaAllah Allah masih memberi kita kesempatan untuk bertemu bulan Ramadhan tahun depan. Amin.

Oke sobat, sebenernya ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri itu perlu gak sih? hmm. Menurut sobat gimana?. Ya udah penjelasan dulu ya sobat. Hari Raya Idul Fitri adalah hari raya umat islam yang jatuh pada 1 Syawal dan biasanya diikuti dengan tradisi-tradisi Idul Fitri. Yap sobat tradisi itu misalnya Shalat Idul Fitri yang biasa dilakukan di lapangan, mengumandangkan takbir, membayar zakat (sesui ketentuan), biasanya setelah melaksanakan Shalat Idul Fitri satu keluarga ngumpul dirumah saling sungkeman minta maaf dan memaafkan, Setelah sungkeman makan-makan deh hahaha, ada lagi sobat biasanya keliling ke tetangga-tetangga silaturahmi minta maaf dan memaafkan dan ada yang seru-seru loh sobat biasanya ada yang mengadakan jalan-jalan keliling kampung sambil bawa obor (itu pas malam takbir) dan bertakbir atau ada yang menyalakan kembang api (biasanya dilakukan pas malam takbir juga), pokoknya masih banyak sobat.  

Tapi sobat inti dari Hari Raya Idul Fitri adalah saling memaafkan dari hati ke hati, bener dari hati dan ikhlas memaafkan dan kita juga sadar sobat, kita harus minta maaf juga (mengingat manusia tak pernah lepas dari namanya "dosa"). Nah kembali lagi nih kepada "ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri" kalau menurut saya sobat ucapan itu penting tapi... yang terpenting dari hati kita ikhlas meminta maaf dan memaafkan hehehe. Gitu sobat, jangan asal-asal ucap tau-taunya masi ada dendam wkwkwkw, jangan begitu ya sobat gak baik :D. Selain itu kalau di pikir-pikir kita iklas minta maaf dan memaafkan kalau gak ditunjukkan dengan ucapan dan sikap kayaknya gak srekkk deh, lebih baik lakukan aja dua-duanya deh dan bersikap baik hehehe.

Nah sobat, teknologi kan sudah canggih nih. Kebanyakan dari orang kalau mau ngucapin selamat Hari Raya Idul Fitri biasanya lewat sms atau gak lewat facebook dan twitter wkwkwk. Jiiaahhh.. kalau saya sih sobat gak masalah kalau cara mengucapkannya begitu yang penting ikhlas dari hati sobat hehehe. Tapi saran aja sobat lebih baik langsung sama orangnya biar lebih terasa banget gitu :). Yah kalau misalnya orang itu jauh dimata kan bisa di mikol wkwkwk, manfaatkan teknologi canggih ini dengan baik ya sobat. 

Sobat-sobat sekalian, saya mau copy paste sms temen-temen saya nih, berhubungan dengan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri. Boleh gak sobat? pastinya boleh donk wkwkwk. Nih sobat sms ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri dari temen-temen saya, minal aidzin walfaizin mohon maaf lahir dan batin.

 
Terkadang lisan mengucap tak sengaja.
Hati berprasangka tanda tak berkenan.
Maaf jika tangan tidak sempat berjabat.
setidaknya ada kata yang terucap.
Minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin
(Sobat: Imam 08579423xxxx)

Burung-burung pagi begitu cerdas.
Bangunkan kata seraya menirukan takbir yang berkumandang.
Allahu Akbar... Allahu Akbar... Allahu Akbar.
Laa ilaahaillallhu Akbar... Allahu Akbar Walillaah Ilham.
Hembusan angin menyibak satu halaman kertas putih tuk tuliskan
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1433 H.
MINAL AIDZIN WALFAIDZIN. Mohon maaf lahir dan batin.
(Sobat: Cici Fitria 08575380xxxx)

Maapin aye dan sekeluarga yee.
Mohon maaf lahir dan batin.
Semoga ibadah kita di trima dan dimaafkan segala jenis kesalahan yang telah kita perbuat selama ini.
Amin...
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H semuanyaa...
(Sobat: Nurfalah 08969048xxxx)

Baju baru punya Si Sani.
Belinya di toko Pak Hasan.
Pada Idul Fitri yang berkah ini.
Saya mohon minta maaf dari segala kesalahan.
Jalan ke pasar ketemu Si Sukri.
Makan lauknya ama ikan patin.
Saya ucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri.
Mohon maaf lahir dan batin.
(Sobat: Ishak 08565214xxxx)

Maafkan semua khilaf dan salahku ya teman...
Semoga Allah menerima amal ibadah kita tahun ini
Dan mempertemukan kita dengan Ramadhan tahun depan
Amin....
(Sobat: Rina 08524757xxxx)

Nah itu sobat beberapa contoh sms ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri. Ada yang puitis lah, ada yang berpantun lah, ada yang berlogat lah dan ada yang biasa-biasa juga hehe. Pokoknya yang terpenting dari hati IKHLAS :D Oke sobat potingan kali ini sampai disini dulu ya. InsyaAllah bisa diberi kesempatan untuk memposting lagi tentunya sesuatu yang bermanfaat. Terima kasih sobat sudah berkunjung. Lain kali tengok-tengok ke blog ini lagi ya. Selamat Hari Raya Idul Fitri minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin . Selamat lebaran dan saling memaafkan yeeee... :D

Waalaikumsalam Wr. Wb.

Sumber:  
http://greenjob-greenjob.blogspot.com/
http://id.wikipedia.org/wiki/Idul_Fitri
READ MORE - Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H